<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>KaizenRich's Blog</title>
	<atom:link href="http://kaizenrich.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kaizenrich.wordpress.com</link>
	<description>Ingin berbagi motivasi dan inspirasi...</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Mar 2009 03:34:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='kaizenrich.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/513768a12bc9b2c341e9963e2000ddcd?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>KaizenRich's Blog</title>
		<link>http://kaizenrich.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://kaizenrich.wordpress.com/osd.xml" title="KaizenRich&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://kaizenrich.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Berhenti sejenak</title>
		<link>http://kaizenrich.wordpress.com/2009/03/19/berhenti-sejenak/</link>
		<comments>http://kaizenrich.wordpress.com/2009/03/19/berhenti-sejenak/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2009 13:44:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kaizenrich</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[My Soul]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kaizenrich.wordpress.com/2009/03/19/berhenti-sejenak/</guid>
		<description><![CDATA[Pagi ini&#8230; Aku mengingatkan diriku untuk tersenyum Tersenyum dari hatiku Dan menyebar ke seluruh sel dan jaringan dalam tubuhku Pagi ini&#8230; Aku mengingatkan diriku untuk melepaskan emosiku Dan membiarkannya sejenak Hingga ku siap menghadapi dunia Aku ingin merasakan keheningan ini Biarlah setiap detakan jantungku&#8230; Biarlah setiap aliran darahku&#8230; Biarlah setiap hembusan nafasku&#8230; Membuatku merasakan tubuhku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kaizenrich.wordpress.com&amp;blog=7021478&amp;post=8&amp;subd=kaizenrich&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pagi ini&#8230;<br />
Aku mengingatkan diriku untuk tersenyum<br />
Tersenyum dari hatiku<br />
Dan menyebar ke seluruh sel dan jaringan dalam tubuhku</p>
<p>Pagi ini&#8230;<br />
Aku mengingatkan diriku untuk melepaskan emosiku<br />
Dan membiarkannya sejenak<br />
Hingga ku siap menghadapi dunia</p>
<p>Aku ingin merasakan keheningan ini</p>
<p>Biarlah setiap detakan jantungku&#8230;<br />
Biarlah setiap aliran darahku&#8230;<br />
Biarlah setiap hembusan nafasku&#8230;</p>
<p>Membuatku merasakan tubuhku<br />
Dan setiap pengorbanan sel-sel dalam metabolisme hidupku</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kaizenrich.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kaizenrich.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kaizenrich.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kaizenrich.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kaizenrich.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kaizenrich.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kaizenrich.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kaizenrich.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kaizenrich.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kaizenrich.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kaizenrich.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kaizenrich.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kaizenrich.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kaizenrich.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kaizenrich.wordpress.com&amp;blog=7021478&amp;post=8&amp;subd=kaizenrich&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kaizenrich.wordpress.com/2009/03/19/berhenti-sejenak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4552aa9f3856972a20bc321d650f687c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kaizenrich</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berpikir Positif</title>
		<link>http://kaizenrich.wordpress.com/2009/03/19/berpikir-positif/</link>
		<comments>http://kaizenrich.wordpress.com/2009/03/19/berpikir-positif/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2009 13:43:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kaizenrich</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kaizenrich.wordpress.com/2009/03/19/berpikir-positif/</guid>
		<description><![CDATA[Saat menemukan artikel ini, saya berpikir sebaiknya orang lain juga tahu karena tidak semua orang selalu berpikir positif. Maka, ijinkanlah saya menyampaikannya. Semoga berguna&#8230; Muhammad Ali mengatakan bahwa sang juara dihasilkan dari keinginan, impian, dan visi. Sementara, Dennis Waitley, mengatakan bahwa pemenang selalu mengatakan &#8216;saya akan&#8217; dan &#8216;saya bisa&#8217;. Ini adalah pekerjaan pikiran. Memang tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kaizenrich.wordpress.com&amp;blog=7021478&amp;post=7&amp;subd=kaizenrich&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat menemukan artikel ini, saya berpikir sebaiknya orang lain juga tahu karena tidak semua orang selalu berpikir positif. Maka, ijinkanlah saya menyampaikannya. Semoga berguna&#8230;</p>
<p>Muhammad Ali mengatakan bahwa sang juara dihasilkan dari keinginan, impian, dan visi. Sementara, Dennis Waitley, mengatakan bahwa pemenang selalu mengatakan &#8216;saya akan&#8217; dan &#8216;saya bisa&#8217;. Ini adalah pekerjaan pikiran. Memang tidak nyata tetapi akan membawa dampak yang luar biasa bagi kehidupan kita jika pikiran kita sudah terkondisikan seperti yang dijelaskan di atas.</p>
<p>Keinginan datang dari pikiran. Sementara semua orang memiliki pikiran, jadi semua orang bisa memiliki keinginan. Bahkan, memang semua orang punya keinginan, siapa yang tidak? Lalu mengapa tidak semua orang menjadi orang sukses? Tentu saja keinginan yang membawa kepada kesuksesan berbeda dengan keinginan biasa. Keinginan yang membawa kepada sukses adalah keinginan yang sangat jelas dan keinginan yang memberikan dorongan yang besar untuk mencapainya. Bukan sekedar keinginan yang bila tercapai tidak membawa dampak, begitu juga jika tidak. Bukan juga keinginan yang samar, seperti &#8220;saya ingin bahagia&#8221; dan &#8220;saya ingin kaya&#8221;.</p>
<p>Apa bedanya keinginan dan impian? Impian adalah bagian dari keinginan. Impian memiliki makna lebih khusus, impian digunakan untuk keinginan yang besar, keinginan yang menurut kebanyak orang sulit atau tidak mungkin dicapai. Sudahkah kita punya impian? Sementara visi adalah gambaran dari impian tersebut dimana impian tersebut seakan-akan sudah kita capai. Visi adalah gambaran kita masa depan, saat semua keinginan kita tercapai.</p>
<p>Pikiran positif, yang salah satunya memiliki visi hidup yang jelas baik dunia maupun akhirat insya Allah akan membawa kita kepada keberhasilan. Pikiran positif lainnya ialah selalu berkata &#8216;saya bisa&#8217; dan &#8216;saya akan&#8217;. Meskipun secara islami akan lebih baik jika di tambah dengan kata insya Allah. Kata-kata &#8216;saya akan&#8217; dan &#8216;saya bisa&#8217; adalah refleksi dari pikiran positif yang tidak menyerah pada keadaan, apapun keadaan yang dilaluinya</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kaizenrich.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kaizenrich.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kaizenrich.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kaizenrich.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kaizenrich.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kaizenrich.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kaizenrich.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kaizenrich.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kaizenrich.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kaizenrich.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kaizenrich.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kaizenrich.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kaizenrich.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kaizenrich.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kaizenrich.wordpress.com&amp;blog=7021478&amp;post=7&amp;subd=kaizenrich&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kaizenrich.wordpress.com/2009/03/19/berpikir-positif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4552aa9f3856972a20bc321d650f687c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kaizenrich</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>The Power of Forgiveness</title>
		<link>http://kaizenrich.wordpress.com/2009/03/19/the-power-of-forgiveness/</link>
		<comments>http://kaizenrich.wordpress.com/2009/03/19/the-power-of-forgiveness/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2009 13:39:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kaizenrich</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kaizenrich.wordpress.com/2009/03/19/the-power-of-forgiveness/</guid>
		<description><![CDATA[Sudahkah anda memaafkan orang lain hari ini? Sebagai seorang manusia yang selalu berinteraksi dengan manusia yang lain, kita pasti pernah merasakan sakit hati bukan? Akan tetapi, kalau benar-benar dirasakan siapa sebenarnya yang lebih merugi, orang yang pendendam atau yang mudah memaafkan? Memaafkan adalah atribut orang yang kuat, hanya orang lemahlah yang tidak dapat memaafkan. Masih [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kaizenrich.wordpress.com&amp;blog=7021478&amp;post=6&amp;subd=kaizenrich&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudahkah anda memaafkan orang lain hari ini? Sebagai seorang manusia yang selalu berinteraksi dengan manusia yang lain, kita pasti pernah merasakan sakit hati bukan? Akan tetapi, kalau benar-benar dirasakan siapa  sebenarnya yang lebih merugi, orang yang pendendam atau yang mudah memaafkan?</p>
<p>Memaafkan adalah atribut orang yang kuat, hanya orang lemahlah yang tidak dapat memaafkan. Masih teringat sebuah lagu yang liriknya sebagai berikut:</p>
<p>Setiap manusia di dunia pasti pernah sakit hati, tapi hanya yang berjiwa ksatria yang mau memaafkan&#8230;..</p>
<p>Yup! Hanya seorang ksatria yang bisa memaafkan. Tidak mudah memang menepis dendam, apalagi rasa sakit yang kita rasakan masih fresh. Tapi ternyata, membenci dan mendendam kepada orang lain adalah sama seperti kita minum racun setiap hari tetapi berharap orang lain yang mati, kata Oprah Winfrey, presenter terkenal di dunia itu.</p>
<p>Dendam memang tidak mudah untuk dihilangkan, tapi bukan berarti tidak bisa. Yang perlu kita lakukan hanyalah membuka diri, lepaskan emosi dan mulailah memaafkan. Begitu pentingnya memaafkan sampai-sampai untuk hal yang satu ini termaktub secara jelas dalam kitab suci.<br />
&#8220;Jadilah kamu pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma&#8217;ruf&#8230;&#8221; (QS. Al A&#8217;raf:199)</p>
<p>Memaafkan bukan hanya tentang memaafkan orang lain. Memaafkan juga berarti memaafkan diri sendiri. Memaafkan adalah tentang pembebasan diri dari beban yang bernama dendam. Dengan memaafkan hidup akan terasa lebih ringan dan indah untuk dilalui.</p>
<p>Karena itu saudaraku, mari kita rasakan kekuatan memaafkan dalam mempengaruhi hidup kita.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kaizenrich.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kaizenrich.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kaizenrich.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kaizenrich.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kaizenrich.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kaizenrich.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kaizenrich.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kaizenrich.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kaizenrich.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kaizenrich.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kaizenrich.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kaizenrich.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kaizenrich.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kaizenrich.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kaizenrich.wordpress.com&amp;blog=7021478&amp;post=6&amp;subd=kaizenrich&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kaizenrich.wordpress.com/2009/03/19/the-power-of-forgiveness/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4552aa9f3856972a20bc321d650f687c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kaizenrich</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>5 Cara Bagaimana Mengubah Kekalahan Menjadi Kemenangan</title>
		<link>http://kaizenrich.wordpress.com/2009/03/19/5-cara-bagaimana-mengubah-kekalahan-menjadi-kemenangan/</link>
		<comments>http://kaizenrich.wordpress.com/2009/03/19/5-cara-bagaimana-mengubah-kekalahan-menjadi-kemenangan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2009 13:38:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kaizenrich</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kaizenrich.wordpress.com/2009/03/19/5-cara-bagaimana-mengubah-kekalahan-menjadi-kemenangan/</guid>
		<description><![CDATA[KEBERHASILAN Tidak ditentukan oleh besarnya otak seseorang, melainkan oleh besarnya cara berpikir seseorang. Percayalah, benar-benar percaya bahwa kita dapat berhasil, maka kita pun akan berhasil. Perbedaan antara keberhasilan dan kegagalan didapatkan pada sikap orang terhadap kemunduran, cacat, keputusasaan, dan situasi lain yang mengecewakan. Lima pedoman untuk membantu kita mengubah kekalahan menjadi kemenangan adalah: 1. Pelajari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kaizenrich.wordpress.com&amp;blog=7021478&amp;post=5&amp;subd=kaizenrich&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>KEBERHASILAN<br />
Tidak ditentukan oleh besarnya otak seseorang, melainkan oleh besarnya cara berpikir seseorang.<br />
Percayalah, benar-benar percaya bahwa kita dapat berhasil, maka kita pun akan berhasil.</p>
<p>Perbedaan antara keberhasilan dan kegagalan didapatkan pada sikap orang terhadap kemunduran, cacat, keputusasaan, dan situasi lain yang mengecewakan.<br />
Lima pedoman untuk membantu kita mengubah kekalahan menjadi kemenangan adalah:</p>
<p>1. Pelajari kemunduran untuk melicinkan jalan menuju keberhasilan</p>
<p>Ketika kita kalah, belajarlah dan kemudian lanjutkan untuk menang pada kesempatan berikutnya. Katakan kepada diri kita sendiri, &#8220;Pasti ada jalan.&#8221; Semua pikiran bersifat magnetis. Segera setelah kita mengatakan kepada diri kita sendiri, &#8220;Saya kalah. Tidak ada jalan untuk menaklukan masalah ini,&#8221; pikiran negatif pun tertarik, dan masing-masing pikiran negatif ini membantu meyakinkan diri kita bahwa kita benar, bahwa kita sudah kalah.</p>
<p>Sebagai gantinya, percayalah, &#8220;Pasti ada jalan untuk memecahkan masalah ini,&#8221; dan pikiran positif pun menyerbu masuk ke dalam benak kita untuk membantu kita mencari pemecahan.<br />
Yang penting adalah percaya &#8220;pasti ada jalan&#8221;.</p>
<p>2. Miliki keberanian untuk menjadi kritikus diri sendiri yang konstruktif</p>
<p>Selidikilah kesalahan dan kelemahan kita dan kemudian perbaiki. Inilah yang membuat kita sukses. Ketahuilah, tidak ada manusia yang steril dari dosa dan kesalahan, tetapi inti terbaik menjadi manusia adalah bagaimana memperbaiki suatu kesalahan agar tidak melakukan kesalahan yang sama untuk yang kedua kali.</p>
<p>3. Berhenti menyalahkan nasib</p>
<p>Periksa setiap kemunduran yang terjadi. Cari tahu apa yang berjalan keliru. Jangan melarikan diri dari kekurangan. Menyalahkan nasib tidak pernah membawa orang menuju tempat yang ia tuju. Sebaliknya, pandang kesalahan kita sebagai &#8220;Inilah salah satu cara lain untuk menjadikan saya pemenang yang lebih besar.&#8221;</p>
<p>Elbert Hubbart yang seorang tokoh besar pernah mengatakan, &#8220;Orang gagal adalah orang yang berbuat kesalahan besar, tetapi tidak dapat memanfaatkan kesalahan tersebut.&#8221;</p>
<p>4. Gabungkan ketekunan dengan eksperimen</p>
<p>Tetap dengan cita-cita kita, tetapi jangan benturkan kepala kita ke dinding batu. Coba pendekatan baru dan bereksperimenlah.</p>
<p>Edison dihargai karena merupakan ilmuwan yang paling tekun di dunia. Dilaporkan bahwa ia menjalankan ribuan eksperimen sebelum ia berhasil menciptakan bola lampu. Tetapi perhatikan: Edison menjalankan eksperimen. Ia bertekun di dalam tujuannya untuk mengembangkan bola lampu. Akan tetapi, ia membuat ketekunan memberikan hasil dengan menggabungkannya dengan eksperimen.</p>
<p>Ketekunan saja bukanlah jaminan kemenangan. Akan tetapi, ketekunan yang digabungkan dengan eksperimen benar-benar menjamin keberhasilan.</p>
<p>5. Ingat, ada sisi baik dalam setiap situasi</p>
<p>Cari sisi baik itu. Lihat sisi yang baik dan tolak rasa frustasi. Ingat juga bersama kesulitan selalu ada kemudahan. Hanya saja, tidak semua orang dapat melihat kemudahan itu. Itulah yang disebut hikmah. Semua proses kemunduran, kejatuhan dan kekalahan hanya sebuah proses yang harus dilalui untuk mencapai sebuah kemenangan dan keberhasilan.</p>
<p>Oke, semoga bermanfaat.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kaizenrich.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kaizenrich.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kaizenrich.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kaizenrich.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kaizenrich.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kaizenrich.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kaizenrich.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kaizenrich.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kaizenrich.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kaizenrich.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kaizenrich.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kaizenrich.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kaizenrich.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kaizenrich.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kaizenrich.wordpress.com&amp;blog=7021478&amp;post=5&amp;subd=kaizenrich&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kaizenrich.wordpress.com/2009/03/19/5-cara-bagaimana-mengubah-kekalahan-menjadi-kemenangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4552aa9f3856972a20bc321d650f687c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kaizenrich</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lewati Gunung Hambatan</title>
		<link>http://kaizenrich.wordpress.com/2009/03/19/lewati-gunung-hambatan/</link>
		<comments>http://kaizenrich.wordpress.com/2009/03/19/lewati-gunung-hambatan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2009 13:35:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kaizenrich</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kaizenrich.wordpress.com/2009/03/19/lewati-gunung-hambatan/</guid>
		<description><![CDATA[Jika menginginkan kehidupan yang bahagia atau tengah mencari sepercik harapan, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengenali gunung hambatan yang menghalangi jalan kita. Yang membatasi diri kita dari kehidupan yang bahagia adalah gunung hambatan kita sendiri. Gunung hambatan adalah segala aspek yang menakutkan, mengecilkan hati dan menyesakkan. Ini bukanlah tantangan biasa. Hambatan ini adalah kesulitan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kaizenrich.wordpress.com&amp;blog=7021478&amp;post=4&amp;subd=kaizenrich&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika menginginkan kehidupan yang bahagia atau tengah mencari sepercik harapan, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengenali gunung hambatan yang menghalangi jalan kita.</p>
<p>Yang membatasi diri kita dari kehidupan yang bahagia adalah gunung hambatan kita sendiri. Gunung hambatan adalah segala aspek yang menakutkan, mengecilkan hati dan menyesakkan. Ini bukanlah tantangan biasa. Hambatan ini adalah kesulitan yang sepertinya menghadang dan menghalangi apa pun yang ingin kita lakukan. Namun jika dapat dipecahkan, kita akan bebas untuk menjadi apa pun yang kita inginkan.</p>
<p>Gunung hambatan bisa timbul dari suatu ketergantungan. Ketergantungan itu bisa jadi milik kita sendiri, milik orang yang kita cintai, atau timbul karena kita kekurangan uang dan terjepit masalah utang yang berkepanjangan. Bisa juga karena tidak mampu mendapatkan pendidikan yang kita inginkan, karena tidak dapat menikahi pria atau wanita yang kita dambakan, atau karena masalah orang tua yang diambang perceraian. Apa pun masalah yang ada dapat menjadi gunung hambatan.</p>
<p>Sisi yang menarik dari &#8220;gunung-gunung&#8221; ini adalah sifatnya yang subjektif. Dalam tantangan yang sama, seseorang bisa berhasil dan berkembang lebih pesat, sementara orang lain berada di tempat yang sama selama bertahun-tahun. Orang yang mencapai puncak tertentu, dapat saja dikalahkan oleh orang lain yang kelihatannya memiliki kemampuan setengahnya.</p>
<p>Jika kita mencari hidup bahagia atau mempunyai sederet harapan, yang harus kita lakukan pertama adalah mengenali gunung yang paling menghalangi perjalanan. Lalu, biarkan saja gunung itu berada di situ &#8211; tinggi, tegar, dan tak terkalahkan. Kita harus rela menyerahkan kekuatan pada Allah SWT untuk menghadapinya.</p>
<p>Bukan berarti kita hanya tinggal tidur dan menunggu. Tetapi tugas penting kita pada titik ini adalah melakukan apa yang perlu untuk menjaga hidup tetap pada jalurnya, meskipun pada kenyataannya ada gunung di hadapan kita. Itulah yang disebut bertawakkal.</p>
<p>Dan pada saat menjalani kehidupan kita, berusaha sebaik mungkin sesuai dengan kemampuan kita. Niscaya, gunung penghalang tersebut akan mulai menghilang. Karena Allah tidak akan membebankan sesuatu kepada hamba-Nya melainkan sesuai dengan kesanggupannnya.</p>
<p>Wallahu A&#8217;lam.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kaizenrich.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kaizenrich.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kaizenrich.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kaizenrich.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kaizenrich.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kaizenrich.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kaizenrich.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kaizenrich.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kaizenrich.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kaizenrich.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kaizenrich.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kaizenrich.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kaizenrich.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kaizenrich.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kaizenrich.wordpress.com&amp;blog=7021478&amp;post=4&amp;subd=kaizenrich&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kaizenrich.wordpress.com/2009/03/19/lewati-gunung-hambatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4552aa9f3856972a20bc321d650f687c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kaizenrich</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bertumbuh di Masa Sulit</title>
		<link>http://kaizenrich.wordpress.com/2009/03/19/bertumbuh-di-masa-sulit/</link>
		<comments>http://kaizenrich.wordpress.com/2009/03/19/bertumbuh-di-masa-sulit/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2009 13:32:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kaizenrich</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kaizenrich.wordpress.com/2009/03/19/bertumbuh-di-masa-sulit/</guid>
		<description><![CDATA[Masa sulit bukanlah akhir cerita. Ini hanyalah suatu episode dari alur cerita. jika kita tidak mengingat hal ini, kita hanya membuka diri terhadap kekecewaan dan keputusasaan. Semua orang besar telah melewati masa-masa sulit. Mungkin mereka hidup di masa perang atau pada masa depresi keuangan, atau krisis pribadi yang membuat kehidupan mereka kelihatannya pada saat itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kaizenrich.wordpress.com&amp;blog=7021478&amp;post=3&amp;subd=kaizenrich&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Masa sulit bukanlah akhir cerita. Ini hanyalah suatu episode dari alur cerita. jika kita tidak mengingat hal ini, kita hanya membuka diri terhadap kekecewaan dan keputusasaan.</p>
<p>Semua orang besar telah melewati masa-masa sulit. Mungkin mereka hidup di masa perang atau pada masa depresi keuangan, atau krisis pribadi yang membuat kehidupan mereka kelihatannya pada saat itu tidak ada yang menyenangkan. Ketika kita melihat kehidupan orang-orang ini secara keseluruhan, kita akan dapat melihat siklusnya, antara naik dan turun, keberhasilan dan kegagalan.</p>
<p>Jika sesuatu menimpa kehidupan pribadi kita, sangatlah mudah untuk kehilangan pandangan akan adanya siklus dari segala sesuatu. Masa-masa sulit menjadikan kita dengan mudah melupakan hal-hal tertentu. Khususnya jika kita menghadapi kesulitan yang menumpuk, masalah kuliah dengan masalah keuangan, masalah pasangan dengan pekerjaan, atau masalah kesehatan yang disertai dengan masalah keuangan. Kita cenderung untuk melupakan bahwa kita telah pernah melewati masa-masa sulit sebelumnya. Kita selalu dapat melewatinya, dan kadang-kadang kita yang menjadi pemenangnya.</p>
<p>Ketika sedang menghadapi masa-masa sulit, terima hal itu sebisa mungkin dengan memahaminya sebagai bagian dari siklus hidup yang ada, bagian dari sesuatu yang lebih besar. Mencari dukungan yang kita butuhkan saat mengalami masa sulit. Bertindak sesuai kemampuan untuk menjalaninya. Berdo&#8217;a kepada Allah agar diberi ketabahan dan semangat untuk terus maju. Dan kita pun dapat memandang awan gelap sebagai semburat keperakan, bahkan jika lembaran keperakan itu hanya terlihat setipis garis saja. Untuk segala perubahan yang mengganggu kita memiliki, ingat bahwa perubahan memang akan selalu ada, dan memiliki harapan adalah sikap yang tepat.</p>
<p>Teruslah berusaha. Karena yang menunjukkan siapa diri kita bukanlah kemampuan kita, akan tetapi yang menunjukkan siapa diri kita adalah pilihan kita.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kaizenrich.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kaizenrich.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kaizenrich.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kaizenrich.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kaizenrich.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kaizenrich.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kaizenrich.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kaizenrich.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kaizenrich.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kaizenrich.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kaizenrich.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kaizenrich.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kaizenrich.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kaizenrich.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kaizenrich.wordpress.com&amp;blog=7021478&amp;post=3&amp;subd=kaizenrich&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kaizenrich.wordpress.com/2009/03/19/bertumbuh-di-masa-sulit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4552aa9f3856972a20bc321d650f687c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kaizenrich</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
